OLEH: AGUS SALAM
Jakarta Ijo Royo-royo merupakan dedicated program mantan Gubernur Sutiyoso. Diramu sedemikian rupa oleh Ir Maurits Napitupulu untuk menjadikan
Menurut Napitupulu, dalam era liberalisasi perdagangan, para petani dan produsen yang masih tradisional, kini berhadapan dengan produk pesaing dari luar negeri yang dikelola dengan teknologi modern. Upaya tersebut telah memicu terjadinya peningkatan persaingan usaha di bidang pemasaran. Karena itu, diperlukan strategi bersaing yang efektif untuk melakukan penetrasi pasar dan dapat dijadikan acuan bagi para petani serta pelaku usaha agribisnis mempertahankan pasar yang sudah ada plus meraih pangsa pasar yang lebih besar. ‘’Secara tidak langsung menuntut berbagai keunggulan yang lebih menguntungkan dari pesaing seperti lebih bermutu, lebih murah, lebih cepat, lebih mudah didapat dan lebih menguntungkan bagi pelaku usaha,’’ tegasnya.
Karena itu keberadaan klinik agribisnis untuk mendukung kelancaran usaha para pelaku agribisnis di se-antero DKI Jakarta menjadi salah satu program terpenting dan strategis, karena
Pemenuhan kebutuhan konsumen akan produk agribisnis, secara umum menuntut persyaratan teknis (kuantitas dan kualitas standar), aspek ekonomi (nilai tambah dan daya saing). ‘’Klinik agribisnis DKI Jakarta diharapkan dapat menjadi jalingan kerja sama informasi teknologi antar wilayah dan propinsi di

Tidak ada komentar:
Posting Komentar